4 Cara Mencegah Masalah Stunting yang Perlu Kamu Tahu

0
45
Cara menghindari Stunting pada anak
Masalah Stunting yang bisa menyerang bayi

Picolozine.com, Isu stunting menjadi salah satu topik pembahasan pada debat calon wakil presiden pada akhir pekan lalu, Minggu, 17 Maret 2019. Masalah ini menjadi highlight yang kamu semua juga perlu tau.

Stunting adalah masalah gizi yang terjadi pada anak yang mengganggu pertumbuhan fisik dan juga kognitifnya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya gizi ketika bayi sejak masih dalam kandungan hingga berusia 2 tahun.

Menurut riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2018, anak yang terkena penyakit ini sekitar 30,8 persen yang dicatat turun dari 2013 yang berada di angka 37,2 persen.

Nah, penasaran dong, gimana cara untuk mencegah agar anak tidak terkena penyakit ini? Yuk, simak artikelnya.

Fisik Ibu harus dipersiapkan

Kesadaran sang ibu penting dalam pencegahan penyakit ini terjangkit pada anak. Caranya adalah dengan memperhatikan asupan gizi dan nutrisi sehat serta jangan lupa untuk berolahraga secara teratur. Ibu juga dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B9, seperti sayuran hijau, kacang-kacangan, serta buah yang memiliki rasa asam.

Menjaga pola makan

Menjaga asupan makanan bisa mencegah masalah stunting
Cara mengatasi masalah stunting pada anak

Kelainan kronis yang satu ini bukan disebabkan karena faktor keturunan, melainkan karena kurangnya gizi dan asupan makan anak yang kurang tepat. Oleh sebab itu, orangtua harus punya pengetahuan mengenai kondisi gizi anak dan juga apa saja makanan bergizi lainnya yang berkualitas. Pastikan anak mengkonsumsi telur, sayur, buah, serta protein hewani dan nabati yang lebih banyak dari porsi karbohidrat.

Memperhatikan pola asuh terhadap anak

Bagi para ibu yang sudah melahirkan, pastikan untuk melakukan inisiasi menyusu dini (IMD) agar bayi dipastikan mendapatkan colostrum ASI. Bayi harus mendapatkan ASI hingga usia 6 bulan atau bahkan hingga 2 tahun dengan memberikan makanan pendamping ASi ya. Edukasi juga harus diberikan pada remaja atau pasangan sebelum menikah agar memperhatikan kondisi kandungannya dan memeriksakannya empat kali selama masa kehamilan. Hal ini penting agar kondisi dan gizi bayi tercukupi.

Perhatikan kondisi tumbuh kembang anak

Kondisi stunting terjadi mulai dari dalam kandungan hingga 1.000 hari pertama umurnya. Sehingga penting untuk memperhatikan dengan seksama kondisi perkembangannya. Jangan menganggap sepele jika kondisi tubuh anak kurus atau berat badannya tidak mengalami kenaikan. Kecerdasan anak juga akan dipengaruhi oleh penyakit ini. Anak juga jadi rentan terhadap penyakit serta tingkat produktivitas menurun ketika dewasa. Anak lebih berisiko terkena degeneratif seperti diabetes militus, jantung kroner, hipertensi, serta obesitas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here