Ada Benjolan di Payudara? Kamu Harus Ketahui Penyebabnya

0
72
Penyebab benjolan di payudara
Benjolan di payudara

Picolozine.com, Di daerah payudara sering ditemui adanya benjolan di bagian dalamnya. Ada benjolan yang terasa padat, ada juga yang berisi cairan.

Sebagian besar, benjolan ini bukan kanker karena bersifat jinak. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga benjolan ini menjadi pertanda kanker, lho. Penting untuk segera diperiksakan ke dokter untuk mengetahui secara pasti penyakit apa yang terjadi.

Tumbuh benjolan di payudara
Penyebab munculnya benjolan di payudara

Apa sih penyebab benjolan di payudara?

Benjolan ini disebabkan oleh beragam faktor sesuai dengan jenis benjolannya. Sebab, berbeda jenis berbeda pula penyebabnya. Berikut beberapa penyebabnya:

Kista

Merupakan benjolan berisi cairan atau padat yang berbentuk bulat atau lonjong. Kista bisa tumbuh dimana saja, termasuk di daerah dada.

Kista terbentuk dari penumpukan cairan dalam kelenjar susu. Diduga terjadi karena adanya perubahan hormon perempuan ketika masa menstruasi.

Fibrokistik payudara

Adanya pertumbuhan jaringan fibrosa yang tidak normal, lebih menonjol ketimbang jaringan lemak. Jaringan fibrosa sendiri adalah jaringan penyusun ligamen yang jadi penghubung antar tulang.

Biasanya penyakit ini dialami wanita berusia 30-50 tahun. Sama dengan kista, diduga penyakit ini juga disebabkan oleh perubahan hormon estrogen saat periode menstruasi.

Fibroadenoma

Ini adalah tumor jinak yang sering dialami wanita berusia 20-30 tahun. Jenis tumor satu ini tumbuh dari jaringan susu dan jaringan ikat. Tidak hanya di satu, tetapi bisa tumbuh di kedua buah dada.

Fibroadenoma ini ada dua jenis, simple fibroadenoma dan complex fibroadenoma. Bedanya, jenis yang pertama tidak berisiko kanker sementara jenis kedua bisa meningkatkan risiko kanker.

Meskipun belum pasti, Fibroadenoma ini diduga karena ketidakstabilan hormon serta mengkonsumsi pil KB sebelum berusia 20 tahun.

Papiloma intraduktal

Papiloma intraduktal ini merupakan tumor jinak yang terbentuk di duktus. Duktus merupakan saluran yang membawa susu dari kelenjar susu ke puting payudara.

Tumor ini disebabkan karena jaringan fibrosa, kelenjar, dan pembuluh darah yang biasanya terjadi pada wanita berusia 35-55 tahun.

Papiloma intraduktal bisa berupa tunggal (solitary intraductal papilloma) dan juga terdiri dari banyak tumor (multiple papilloma). Jenis tumor tunggal sering tumbuh di dekat puting dan tidak berisiko kanker. Sedangkan multiple papilloma risiko berkembang jadi kanker lebih besar.

Mastitis

Peradangan yang terjadi di jaringan payudara dan dalam beberapa situasi disertai infeksi disebut Mastitis. Ini bisa membuat tumpukan nanah di sekitar daerah tersebut. Sehingga penyakit ini fatal jika tidak diobati. Terlebih jika menimpa ibu menyusui. Mastitis ini bisa dialami oleh wanita maupun pria, lho.

Bakteri yang masuk dalam lapisan kulit menjadi penyebabnya. Bakteri ini kemudian menginfeksi jaringan susu. Selain bakteri, penyumbatan di duktus juga bisa menjadi penyebabnya. Penyumbatan inilah yang membuat ASI mengendap dan memicu peradangan lalu terjadi infeksi.

Lipoma

Lipoma merupakan tumor jinak yang biasa tumbuh perlahan di bawah kulit dan bisa terdapat di bagian tubuh mana saja. Sebenarnya tidak berbahaya, tetapi jika ukurannya besar dan mengganggu, kamu bisa membuangnya.

Penyebabnya belum pasti, namun ini cenderung dialami oleh mereka yang keluarganya punya riwayat lipoma. Seringnya menimpa mereka yang berusia 40-60 tahun, tetapi bisa saja dialami oleh siapa saja.

Nekrosis lemak

Nekrosis lemak adalah kelenjar lemak yang terdapat di daerah buah dada. Umumnya terjadi diakibatkan karena cidera, setelah operasi atau terapi radiasi payudara.

Penyebab lainnya bisa juga karena efek samping radioterapi atau prosedur bedah payudara. Seperti lumpektomi, maskertomi, rekonsttruksi payudara, dan sebagainya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here