Beragam Penyakit Kulit dan Obatnya yang Perlu Kamu Ketahui

0
18
Penyakit kulit dan obatnya
Penyakit kulit Vitiligo dan obatnya

Picolozine.com, Penyakit kulit memiliki gejala yang bervariasi, bisa terasa gatal, nyeri, atau membuat kulit tidak bagus dipandang. Berbeda jenis penyakit kulit dan obatnya juga akan berbeda.

Sebagai organ terbesar tubuh, kulit memiliki fungsi melindungi tubuh dari bakteri, sinar matahari, dan juga virus. Selain itu, kulit juga mengatur suhu tubuh, merasakan sensasi sentuhan dan juga menghasilkan vitamin D.

Penyakit kulit sering muncul tak terduga dan dianggap berkaitan dengan kebersihan tubuh yang tidak terjaga. Padahal, ada faktor lain yang menyebabkan timbulnya penyakit kulit.

Beragam jenis penyakit kulit

1. Karena peradangan

Radang pada kulit disebut dermatitis. Di mana kondisi ini terjadi saat kulit bersentuhan dengan bahan yang menyebabkan iritasi atau alergen. Gejala yang sering terlihat adalah gatal, bengkak, dan kemerahan. Dermatitis ini ada beberapa jenis berdasarkan penyebabnya, yaitu:

– Dermatitis kontak iritan

Dermatitis jenis ini termasuk penyakit kulit yang sering terjadi. Tandanya adalah muncul ruam, iritasi, kulit kering, bahkan adanya luka lepuh di area kulit yang bersentuhan dengan zat iritan, seperti bahan kimia, deterjen, alkohol, pemutih baju, dan sabun mandi.

– Dermatitis atopik (eksim)

Eksim ditandai dengan kulit merah, kering, gatal, atau bersisik. Keluhan yang muncul di kulit leher, lipatan siku, atau bagian belakang lutut. Apabila digaruk maka akan menyebabkan kulit bersisik dan mengelupas lalu mengeluarkan cairan. Penyakit kulit kronis biasanya mulai saat bayu, dan akan tiba-tiba kambuh dan mereda.

– Dermatitis kontak alergi

Gejala dermatitis ini muncul ketika kulit bersentuhan dengan alergen, lalu akan muncul gejala seperti bengkak dan kemerahan. Alergen dapat berupa kosmetik, bahan kimia, cat kuku, protein, perhiasan, dan juga sarung tangan lateks. Di mana pada orang normal, bersentuhan dengan alergen tersebut tidak akan menimbulkan reaksi apa-apa.

– Dermatitis seboroik

Penyakit kulit dan obatnya Dermatitis seboroik
Penyakit kulit Dermatitis seboroik

Penyakit kulit jenis ini muncul di area tubuh yang berminyak, misalnya wajah, dada, dan punggung. Kulit akan menunjukkan gejala seperti kemerahan dan bersisik. Bisa juga mengenai kulit kepala, gejalanya akan menyebabkan ketombe yang membandel. Biasanya pada bayi lebih dikenal dengan cradle cap.

2. Penyakit kulit karena kelainan autoimun

Gangguan autoimun ini maksudnya adalah sistem kekebalan tubuh menyerang dan bahkan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Adapun beberapa penyakit yang muncul akibat autoimun adalah sebagai berikut:

– Vitiligo

Penyakit yang terjadi saat tidak berfungsinya sel kulit yang ebrtugas memproduksi pigmen berwarna gelap (melanin). Hal ini mengakibatkan kulit kehilangan warna dan akan muncul bercak putih. Vitiligo bisa diderita oleh semua jenis kulit, namun akan sangat terlihat pada orang dengan kulit gelap.

– Pemfigus

Ada dua macam jenis penyakit pemfigus ini, yaitu pemfigus vulgaris dan pemfigus foliaceus. Cara membedakannya cukup mudah. Pemfigus vulgaris ditandai dengan lepuhan yang mudah pecah tapi tidak gatal. Sedangkan pemfigus foliaceus ditandai dengan kulit bersisik atau berkerak, serta lepuhan kecil yang akan terasa gatal jika pecah.

– Psoriasis

Penyakit kulit dan obatnya Psoriasis
Penyakit kulit Psoriasis

Penyakit ini merupakan kondisi di mana sel-sel kulit akan tumbuh terlalu cepat. Akibatnya akan terjadi penumpukan dan membentuk bercak kemerahan disertai sisik berwarna perak.

– Skleroderma

Skleroderma ini penyakit dengan gejala kulit jadi keras dan menebal. Tidak hanya menyerang kulit, tapi juga menyerang pembuluh darah serta organ dalam.

– Discoid lupus erythematosus

Jenis penyakit kulit ini merupakan penyakit lupus yang menyerang kulit. Gejalanya akan terlihat ruam parah yang muncul di bagian tubuh mana saja yang cenderung memburuk ketika terkena sinar matahari. Ruam paling sering muncul di wajah, leher, kulit kepala, tangan, dan kaki.

3. Penyakit kulit karena infeksi

– infeksi virus, seperti cacar, herpes zoster, campak, kutil, dan molluscum contagiosum.

– infeksi bakteri, seperti bisul, kusta, impetigo  folikulitis, dan selulitis.

– infeksi parasit, seperti penyakit kudis akibat kutu dan juga tungau.

– infeksi jamur, seperti tinea cruris, panu, kurap, dan kutu air.

Pengobatan penyakit kulit

Pengobatan penyakit kulit akan bergantung pada jenis dan penyebab penyakitnya. Meskipun ada penyakit kulit yang sembuh dengan sendirinya, namun tak sedikit juga yang harus diberikan obat-obatan untuk mengatasinya. Berikut jenis pengobatan yang sering digunakan.

1. Antibiotik

Obat ini digunakan untuk mengobati penyakit kulit karena infeksi bakteri. Biasanya berbentuk salep. Jika infeksi sudah luas, maka dokter akan memberikan antibiotik dalam bentuk tablet atau kapsul.

2. Kortikosteroid

Obat ini untuk mengurangi penyakit kulit akibat peradangan seperti gangguan autoimun atau dermatitis.

3. Obat antivirus

Tujuan dari pemberian obat antivirus ini adalah untuk mengurangi gejala dan membasmi virus yang menyebabkan penyakit kulit.

4. Antihistamin

Penyakit kulit dan obatnya harus sesuai alias tidak boleh sembarangan. Antihistamin merupakan obat untuk meredakan gatal-gatal atau alergi pada kulit. Bisa dibeli sendiri di apotek atau melalui resep dokter.

5. Obat antijamur

Penyakit kulit akibat adanya infeksi jamur biasanya diberikan obat antijamur. bentuknya obat oles namun ada juga obat antijamur ini yang diresepkan dokter untuk diminum.

6. Operasi

Biasanya kanker kulit atau penyakit lain diatasi dengan melakukan operasi. Jenis penyakit kulit seperti kutil, obatnya bisa dengan melakukan operasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here