SehatQ.com Ajak Kenali Demam Berdarah Dengue, Gejala dan Penyebabnya

0
8
demam berdarah dengue

Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan sakit yang disebabkan oleh virus dengue. Virus tersebut biasa ditularkan oleh nyamuk jenis aedes aegepty. Nyamuk tersebut kemudian akan menularkan virus melalui darah saat menggigit manusia. Ini merupakan sakit yang dapat mengancam jiwa jika tidak lekas diatasi. Penderita akan mengalami nyeri sangat hebat pada tulang.

Penyakit ini masi menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengancam di Indonesia. Negara kita masuk dalam yang tertinggi tingkat keterjangkitannya di Asia Tenggara. Sangat dibutuhkan peran dokter di pelayanan kesehatan primer untuk menekan tingkat kejadian maupun mortalitas DBD. Komplikasi pada sakit ini dapat menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah organ, seperti paru, hati, dan jantung. Penderita DBD juga bisa memiliki tekanan darah yang menurun secara drastis, hingga mengakibatkan kematian.

Penyakit ini mungkin bisa disembuhkan bila segera ditangani oleh tenaga kesehatan. Sayangnya banyak orang tidak mengenali gejalanya dengan baik. Penderita DBD umumnya mengalami demam tinggi hingga 39 derajat celcius yang berlangsung 2 sampai 7 hari lamanya. Namun apa saja gejala DBD secara spesifik?

Berikut gejala yang timbul pada penderita demam berdarah dengue:

1. Demam

Demam umumnya pasti terjadi pada penderita DBD yang berlangsung kurang lebih satu minggu lamanya. Tinggi demam berkisar 38 sampai dengan 39 derajat celcius.

2. Nyeri Kepala

Sakit di bagian kepala juga dirasakan para penderita DBD. Sakit kepala kadang dirasa mulai dari tingkat sedang hingga berat yang membuat penderita kesakitan hebat.

3. Nyeri Otot dan Tulang

Seperti sudah di jelaskan di atas dimana penderita yang terinfeksi virus dengue akan merasa sakit tulang hebat. Ini harus segera diatasi oleh dokter agar bisa memberikan penangan dan obat untuk meredakannya.

4. Ruam Kemerahan

Gejala ini juga kerap timbul yang bisa menandai seseorang terjangkit DBD. Timbulnya ruam merah pada kulit penderitanya akibat virus dengue pada tubuh.

5. Mual dan Muntah

Penderita DBD juga mengalami rasa mual hebat yang juga muntah.

6. Sulit Menelan

Gejala lainnya adalah kesulitan para penderitanya dalam menelan makana dan minuman.

Itulah beberapa gejala yang menandai seseorang terjangkit virus dengue dan mengalami DBD. Namun tidak hanya itu terkadang ada pula gejela pendarahan yang timbul pada penderitanya. Seperti mimisan, gusi berdarah, muntah darah hingga buang air besar dangan fases berwarna hitam.

Gejala demam pada fase DBD biasanya diikuti pula oleh fase kritis selama 2-3 hari. Pada fase inilah suhu tubuh menurun, dan kebanyakan orang merasa seperti sudah sembuh. Padahal, pada fase inilah yang perlu diwaspadai, sebab bisa terjadi sindrom syok dengue yang akan berakibat pada kematian.

Penanganan bagi pasien DBD sebenarnya bisa dilakukan di rumah. Pasien pada dasarnya harus lebih banyak mengonsumsi cairan untuk mencegah dehidrasi, yang berujung ke penurunan trombosit. Pasien harus mengonsumsi 2-3 liter cairan perharinya. Dehidrasi timbul akibat gejala demam tinggi, sulit menelan, serta muntah.

Jenis minuman yang dianjurkan di konsumsi adalah jus buah, teh manis, sirop, susu, serta larutan oralit. Apabila tidak memungkinkan memberikan cairan oral, sebaiknya pasien dirawat di Rumah Sakit (RS) agar bisa diberikan cairan infus.

Selama terjangkit pasien juga harus beristirahat total, termasuk saat dalam fase syok. Teruslah untuk memeriksakan kadar trombosit dan kadar sel darah merah dalam darah, pastikan sampai mencapai batas normal kembali. Untuk mengurangi demam tinggi bisa dengan mengompres. Bisa juga dibantu dengan pemberian paracetamol. Namun lebih baik bawalah pasien ke fasilitas kesehatan yang memadai untuk mendapatkan penanganan tepat. Hal itu juga bisa menghindari terjadinya hal-hal tak diinginkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here