Heboh Di APBD DKI, Ini Fakta Bahaya Menghirup Lem Aibon

0
17
Lem Aibon
Lem Aibon kembali menjadi perbincangan usai muncul di E-budgeting APBD Jakarta di bidang pendidikan.

Picolozine.com, Ramai dibicarakan soal anggaran APBD DKI terkait pembelian lem aibon yang diajukan oleh Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Anggaran sebesar Rp 82,8 miliar ini menuai perbincangan berawal dari anggota DPRD DKI dari fraksi PSI, William Aditya Sarana yang mengungkapkan soal anggaran nyeleneh dan menganggap ini hal yang tak wajar. Menurutnya untuk apa Dinas Pendidikan mensuplai dua kaleng lem aibon per murid setiap bulannya.

Akan tetapi, anggaran ini rupanya belum final alias masih bisa dirubah dan kini pun telah dihapus dari draft. Berkaitan dengan hal ini, sebenarnya apa sih yang membuat lem aibon itu?

Lem Aibon sebenarnya adalah cairan lengket perekat atau lem yang memiliki daya rekat yang cukup tinggi sehingga hampir semua dengan berbagai bahan seperti kayu, kertas, kain, bahkan kulit bisa merekat dengan baik menggunakan lem ini.

Pembicaraan mengenai lem aibon ini rupanya bukanlah yang pertama. Sebelumnya, lem aibon ini identik dengan kenakalan anak remaja dan anak-anak usia sekolah yang jika dihirup atau biasa disebut ‘ngelem’ ini bisa menimbulkan efek fly. Pemerintah pun telah memperingatkan tentang bahaya menghirup lem Aibon ini. Berikut sejumlah bahaya menghirup aroma lem Aibon:

Kerusakan Otak

Istilah ‘ngelem’ memang sudah tidak asing lagi bila didengar. Sering kali fenomena ini terjadi ketika seseorang yang ingin merasakan efek fly dengan cara murah mereka akan membeli lem aibon atau jenis-jenis lainnya untuk dihirup aromanya. Namun tahukan Anda bahayanya menghirup aroma lem Aibon bagi kesehatan?

Lem pada umumnya memiliki kandungan zat toluena dan naftalena yang dapat merusak selubung mielin pada otak. Mielin ini merupakan lapisan tipis yang berada di sekitar serabut saraf otak dan sistem saraf manusia.

Kerusakan pada mielin ini bia menyebabkan kerusakan jangka panjang pada fungsi otak, serta bisa menyebabkan masalah neurologis.

Gagal Pernapasan Akut

Menghirup lem aibon bisa sebabkan gagal pernapasan akut.

Terlalu banyak menghirup aroma lem bisa menyebabkan gagal pernapasan akut lho. Gagal pernapasan akut ini merupakan kondisi yang bisa berakibat fatal. Hal ini karena zat-zat yang terdapat dalam lem yang dihirup ini dapat merusak kemampuan pernapasan.

Lem yang memiliki kandungan bahan kimia yang banyak ini akan secara langsung dapat mempengaruhi paru-paru. Hal ini dapat menghambat jumlah oksigen yang menjangkau seluruh tubuh. Pada kasus yang serius, kegagalan pernapasan kronis akibat menghirup lem dapat menyebabkan seseorang koma.

Aritmia

Kandungan zat kimia yang terdapat dalam lem ketika dihirup secara kuat-kuat bia menyebabkan detak jantung seseorang tidak teratur atau aritmia. Dalam bebrapa kasus, terjadi ritem abnormal yang bisa menyebabkan kondisi fatal seperti gagal jantung.

Hal yang dikenal sebagai sudden sniffing death syndrome (SSDS) ini merupakan sindrom kematiakn mendadak setelah menghirup lem, bahkan ini bisa terjadi ketika seseorang pertama kali menghirup lem.

Selain kerusakan-kerusakan fatal tadi, ada beberapa efek samping dari menghirup lem seperti mengalami kejang-kejang, kerusakan pada organ hati, kerusakan pada organ ginjal, hingga mual dan muntah.

Lalu bagaimana ya cara mengenali seseorang telah menghirup lem?

Biasanya hal ini bisa terlihat dari kebiasaan seseorang. Orang tua perlu mengetahui ini agar dapat mencegah anak tersebut mengalami kondisi yang jauh lebih parah.

Seseorang yang sering menghirup lem biasanya akan menunjukan sejumlah tanda seperti depresi, perilaku yang seperti orang mabuk serta linglung, hidung merah dan berair, mata merah berair, bau napas kimia, mengalami mimisan, mengalami mual hingga kehilangan nafsu makan, mudah merasa cemas dan gelisah, serta menyembunyikan benda-benda untuk bahan mabuknya seperti lem dan hair spray.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here