Ini Daftar Mitos Saat Haid yang Perlu Kamu Tahu

0
82
Warna darah haid
Warna darah haid bisa menentukan kesehatan

Picolozine.com, Saat sedang haid, kamu akan sering mendengar berbagai mitos yang beredar di masyarakat. Mitos ini tak jarang membuat banyak wanita khawatir berlebihan. Sehingga membuat mereka tidak bebas melakukan banyak hal ketika menstruasi.

Apakah semua mitos yang beredar itu benar adanya? Belum tentu. Kamu perlu mengecek dulu kebenaran mitos ini dan jangan langsung mempercayainya begitu saja.

Mitos dan fakta seputar haid
Mitos seputar haid

Tidak boleh keramas pada masa menstruasi

Pasti kamu pernah dengar mitos ini, bukan? Katanya, wanita yang sedang mens tidak boleh keramas karena bisa menyebabkan sakit kepala. Apakah mitos ini benar?

Sebenarnya tidak ada korelasi antara wanita sedang haid dengan sakit kepala karena keramas. Sakit kepala ketika menstruasi adalah hal yang wajar dan normal. Hal ini karena sindrom premenstrual, bukan karena keramas.

Mencuci rambut adalah penting untuk menjaga kulit kepala dan rambut kamu tetap bersih.

Minuman soda melancarkan menstruasi

Menstruasi akan terasa sangat sakit jika tidak lancar. Kamu juga tidak akan nyaman melakukan kegiatan sehari-hari. Ada mitos yang mengatakan bahwa minum minuman bersoda bisa membuat menstruasi kamu lancar.

Faktanya, ternyata tidak ada hubungan antara minuman bersoda dengan kelancaran menstruasi. Menstruasi yang tidak lancar terjadi karena ketidakseimbangan hormon yang mengatur siklus menstruasi, perubahan berat badan, dan stress.

Jika ingin mens kamu lancar, caranya dengan berolahraga, konsumsi makanan sehat dan banyak minum air putih. Cara ini lebih efektif agar datang bulan kamu akan lancar.

Tidak boleh minum es saat menstruasi

Mitos lainnya terkait mens adalah dilarang minum minuman dingin menjelang datangnya masa mens. Minuman dingin disebut bisa membuat darah mens kamu beku dan mengerasnya dinding rahim.

Namun, faktanya tidak ada pengaruh antara keduanya. Minuman atau makanan berhubungan dengan sistem pencernaan bukan sistem reproduksi. Menstruasi terlambat karena ada masalah pada dinding rahim, masalah hormonal dari indung telur, serta masalah psikologis.

Tidak boleh berenang

Ketika berenang saat menstruasi akan membuat air kolam menjadi merah. Berenang katanya juga bisa menghentikan siklus menstruasi dan mengakibatkan mandul.

Benarkah saat haid tidak boleh berenang?
mitos tidak boleh berenang saat haid

Sebenarnya kamu tidak perlu khawatir untuk berenang ketika sedang datang bulan. Karena tekanan air dalam kolam akan menghambat darah keluar selama kamu masih ada di dalam air. Tetapi bukan menghentikan darah menjadi tidak keluar ya.

Olahraga renang tidak akan berpengaruh pada kesehatan reproduksi kamu yang sedang menstruasi. Itu hanyalah mitos. Akan tetapi, sebagian besar wanita mengaku tidak nyaman berenang jika sedang datang bulan, terlebih ketika hari-hari pertama.

Dilarang berhubungan intim

Melakukan hubungan intim saat menstruasi dianggap menjijikan dan kotor. Sehingga kebanyakan pasangan menunda hubungan seksual hingga selesai periode menstruasi.

Ternyata, menurut para ahli, berhubungan intim justru bisa meredam rasa kram di perut karena ketika mencapai orgasme, otot-otot di rahim kamu akan berkontraksi. Maka akan terjadi pelepasan dan membuat kram perut kamu jadi lebih baik.

Selain itu, darah mens bisa jadi pelumas alami untuk meminimalisir lecet karena gesekan saat berhubungan.

Jika kamu merasa ada gangguan pada siklus haid dan nyeri saat menstruasi, kamu bisa menguranginya dengan obat pereda nyeri atau vitamin. Namun, jika memang parah dan terus-menerus, kamu bisa konsultasikan ke dokter.

Menstruasi normal berlangsung seminggu

Mitos yang sering beredar lainnya adalah periode menstruasi yang normal berdurasi seminggu. Jika kurang atau lebih, maka dikatakan tidak normal dan perlu mendapat perhatian.

Ternyata, menurut medis, haid yang normal berlangsung 3-10 hari. Jika masih dalam durasi tersebut, artinya menstruasi kamu masih normal dan tak ada yang perlu dikhawatirkan. Jika di luar itu, kamu perlu hubungi dokter untuk mengetahui lebih lanjut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here