Kenali Ciri-ciri Hepatitis B Sebelum Berpotensi Kronis

0
99
CIri-ciri hepatitis B
gejala dan CIri-ciri hepatitis B

Picolozine.com, Hepatitis B merupakan penyakit radang hati yang disebabkan oleh infeksi virus hepatitis B. Penderita yang terjangkit akan menunjukkan ciri-ciri Hepatitis B dan gejalanya sejak awal. Jika bisa dikenali lebih cepat, maka penyakit ini bisa terkendali dan terhindar dari bahaya.

Sebab, banyak sekali penderita yang tidak menyadari ciri-cirinya, bisa karena tidak peduli atau belum tahu dengan kondisi tubuhnya. Jika penyakit ini dibiarkan, dapat menyebabkan kondisi kronis yang membahayakan nyawa sebab berisiko terkena kanker hati, sirosis hati, atau gagal hati.

Menurut datanya, lebih dari 680 ribu orang yang meninggal setiap tahun karena komplikasi Hepatitis B. Bahkan jumlah penderita penyakit ini di Indonesia mencapai 28 juta orang. Setengah dari angka tersebut berpotensi kronis dan 10 persen dari yang berisiko tersebut dapat mengalami sirosis hingga kanker hati.

Gejala dan Ciri-ciri Hepatitis B

Banyak orang yang sudah terinfeksi Hepatitis B akut tidak sadar gejalanya. Agar semakin sadar dan lebih aware, berikut ciri-ciri Hepatitis B.

– Sakit kepala
– Demam ringan
– Kehilangan nafsu makan, muntah, mual
– Tinja berwana pucat
– Merasa sangat kelelahan
– Warna urin gelap
– Merasa tidak nyaman di bagian perut di bawah tulang rusuk bagian kanan
– Penyakit kuning

Bagi yang memiliki infeksi kronis, gejala yang ditimbulkan biasanya tidak seperti yang di atas. Gejala itu akan membaik perlahan, namun virus tetap ada di organ hati.

Virus ini akan terus menggerogoti hati hingga menimbulkan kerusakan. Penyakit kronis ini akan berlangsung lebih dari enam bulan yang merupakan kelanjutan dari fase akut.

Untuk mengetahui secara pasti sudah terinfeksi atau belum, perlu adanya pemeriksaan oleh dokter. Perlu juga mencari tahu anggota keluarga terjangkit virus tersebut atau tidak. Jika ada yang positif, maka kamu juga perlu memeriksakan diri untuk memastikan.

Cara Memastikan Diagnosis Hepatitis B

ciri-ciri hepatitis
ciri-ciri hepatitis B

Biasanya dokter akan melakukan cek fisik dan tes darah serta menanyakan riwayat kesehatan.

1. Tes Darah Mendiagnosis Hepatitis B

Tes darah yang dilakukan meliputi:

  • Hepatitis B antigen (HBsAg) dan antibodi (Anti-HBs). Pemeriksaan ini untuk membantu mengetahui kamu terinfeksi virus atau tidak. Dokter akan mengetahuii status imunisasi dan jenis hepatitis kronis jika kamu mengidapnya.
  • Tes untuk melihat apakah kamu terinfeksi hepatitis D bersamaan dengan hepatitis B.
  • Tes untuk melihat hepatitis A, C, atau Epstein-Barr.

2. Tes Darah Memeriksa Kerusakan Hati bisa dilakukan dengan:

– pemeriksaan Alanine aminotransferase (ALT), aspartat aminotransferase (AST), alkalin fosfatase, dan laktat dehidrogenase.

– Bilirubin, protrombin, dan albumin.

3. Tes Lanjutan

Tes yang bisa dipertimbangkan untuk mengetahui apakah pengobatan hepatitis B yang dijalani memberikan pengaruh pada kerusakan hati atau tidak. Tes yang dilakukan meliputi:

  • – Tes pencitraan berupa ultrasound (USG pada perut), CT Scan, dan Magnetic resonance imaging.
  • Pengambilan sampel jaringan dari hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here