Ketahui Delapan Poin Penting ini saat PSBB Jakarta

0
18
PSBB Jakarta
Ketahui Delapan Poin Penting ini saat PSBB Jakarta

Picolozine.com, Pelaksanaan PSBB Jakarta kembali diperketat dimulai hari ini Senin, 14 September 2020. Hal itu terkait terus meningkatnya jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta yang memberikan sejumlah dampak. Pemberlakuan PSBB ketat tersebut tertuang di Peraturan Gubernur (PerGub) Nomor 88 Tahun 2020 tentang PSBB.

Pergub diterbitkan pada 13 September 2020 kemarin, namun baru diberlakukan hari ini. Ada 8 poin dalam Pergub yang perlu diperhatikan. Gubernur Anies Baswedan mengatakan bahwa Pergub itulah yang akan dijadikan landasan penerapan PSBB.

Berikut delapan poin Pergub mengenai PSBB Jakarta yang harus diperhatikan:

1. Kapasitas Kantor

Tertulis, Anies menegaskan bahwa selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar jumlah karwayan yang bekerja di kantor hanya 25 persen. Bilamana ditemukan kasus positif Covid-19 maka kantor akan ditutup selama 3 hari. Namun bagi 11 sektor tertentu aturan berbeda mengenai kapasitas kantor yaitu sebanyak 50 persen.

2. Ojek Online Boleh Mengangkut Penumpang

Mungkin aturan ini akan berbeda dengan PSBB ketat sebelumnya yang melarang ojek online untuk membawa penumpang. Pada PSBB ini, Gubernur Anies Baswedan diperbolehkan mengangkut penumpang namun dengan menjaga protokol kesehatan.

3. Kapasitas Kendaraan

Bagi kendaraan pribadi diatur hanya boleh mengangkut maksimal satu baris mobil yang diisi dua orang. Namun aturan ini tidak berlaku jika seluruh penumpang mobil satu tempat tinggal. Selama masa PSBB aturan ganjil-genap pun ditiadakan.

4. Restoran dan Tempat Ibadah Boleh Dibuka

Restoran dan Tempat Ibadah diizinkan untuk dibuka namun dengan syarat tertentu. Seperti restoran, rumah makan dan kafe yang tidak boleh menyediakan makan ditempat hanya dibolehkan pesan antar/ bawa pulang. Sedangkan tempat Ibadan di lingkungan permukiman boleh beroperasi. Namun tempat ibadah yang dikunjungi banyak komunitas seperti masjid raya yang berada di zona merah harus ditutup sementara.

5. Kerumunan

Pergub mengatur aturan kerumunan selama masa PSBB. Anies menegaskan jumlah kerumunan di DKI Jakarta tidak boleh lebih dari lima orang. Maka dengan itu warga sangat diimbau untuk tetap berada di rumah untuk memutus penyebaran corona Jakarta.

6. Tempat-tempat yang harus ditutup

Anies Baswedan melarang beberapa tempat untuk beraktivitas seperti institusi pendidikan, pariwisata atau tempat rekreasi, taman kota, sarana olahraga dan tempat resepsi pernikahan.

7. Pengurangan Mobilitas

Mobilitas warga akan dikurangi dengan pengendalian transportasi publik seperti Transjakarta, MRT, LRT, KRL, Taksi, Angkot dan Kapal penumpang. Selain itu kapasitas dan frekuensi layanan pun akan dibatasi sebanyak 50 persen.

8. Bantuan Sosial

Selama masa PSBB pemberian Bantuan Sosial (Bansos) akan terus berjalan hingga akhir tahun. Penerimanya masih masyarakat kurang mampu sesuai data kemensos dan dinsos. Penerima ditentukan berdasarkan keputusan gubernur. Bantuan sosial berbentuk bahan kebutuhan pokok akan terus diberikan secara periodik kepada 2.460.203 keluarga rentan di DKI Jakarta hingga Desember 2020. Pembiayaan bantuan sosial dilakukan melalui APBN, APBD dan/atau sumber lainnya. Bantuan sosial didistribusikan melalui PD Pasar Jaya.

itulah delapan poin yang tertulis dalam pergub mengatur PSBB Jakarta saat ini. Kalian yang tinggal dan beraktivitas di DKI Jakarta harus mengetahui. Selain itu patuhi pula segala peraturan selama masa pemabatasan sosial guna menekan penyebaran virus Corona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here