Mengenal Jenis-jenis Virus Hepatitis dan Penularannya

0
6
virus hepatitis
jenis-jenis virus hepatitis dan penularannya

Picolozine.com, Hepatitis merupakan penyakit yang menyerang hati disebabkan oleh virus hepatitis. Kondisi medis ini biasanya terjadi akibat infeksi virus atau lainnya. Penyakit hepatitis jangka pendek atau akut biasanya tidak menunjukkan gejala yang nyata sehingga sulit disadari. Kemudian gejalanya dapat berkembang dan menimbulkan nyeri otot dan sendi, suhu badan tinggi, lelah sepanjang waktu, kehilangan selera makan, sakit perut, urine berwarna gelap, tinja berwarna pucat atau keabu-abuan, kulit gatal, mata dan kulit menguning. Jika merasakan hal-hal tersebut maka segera temui dokter.

Hepatitis jangka panjang atau kronis juga seringkali tidak memiliki gejala yang jelas sampai hati berhenti bekerja dengan baik (gagal hati) dan hanya dapat ditemukan selama tes darah. Pada tahap selanjutnya biasanya menyebabkan penyakit kuning, bengkak di tungkai, pergelangan kaki dan kaki, kebingungan, dan darah di tinja atau muntah.

Beberapa orang mungkin hanya mengenal penyakit hepatitis pada beberapa jenis atau bahkan tidak mengenali jenis-jenisnya. Padahal terdapat tujuh jenis hepatitis, berikut perbedaannya:

1. Hepatitis A

Jenis Hepatitis ini disebabkan oleh virus hepatitis A. Kondisi medis ini bisa terjadi akibat seseorang mengonsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi kotoran orang yang terinfeksi, dan paling umum terjadi di negara-negara di mana sanitasi buruk. Hepatitis A biasanya hilang dalam beberapa bulan, meskipun terkadang bisa parah dan bahkan mengancam nyawa. Tidak ada pengobatan khusus hanya meredakan gejala seperti nyeri, mual dan gatal-gatal.

2. Hepatitis B

Hepatitis B disebabkan oleh virus hepatitis B yang menyebar di dalam darah orang yang terinfeksi. Ini merupakan infeksi umum di seluruh dunia dan biasanya menyebar dari wanita hamil yang terinfeksi ke bayi mereka, atau dari kontak anak ke anak. Sebagian besar kasus memengaruhi orang yang terinfeksi saat tumbuh di bagian dunia yang lebih sering terinfeksi, seperti Asia Tenggara dan Afrika sub-Sahara.

 Pasien yang terinfeksi hepatitis B biasanya mampu melawan virus dan pulih sepenuhnya dalam beberapa bulan. Tetapi jika terinfeksi saat masih anak-anak maka kemungkinan akan menjadi infeksi jangka panjang yang dikenal sebagai hepatitis B kronis, dan dapat menyebabkan sirosis dan kanker hati. Mengobati hepatitis jenis ini biasanya mengguanakan obat antivirus.

3. Hepatitis C

Jenis ini disebabkan oleh virus hepatitis C yang biasanya menular melalui kontak darah ke darah dengan orang yang terinfeksi, bisa saja tertular melalui jarum suntik. Hepatitis C seringkali tidak menimbulkan gejala yang terlihat, atau hanya gejala mirip flu, sehingga banyak orang tidak menyadari bahwa mereka terinfeksi penyakit ini. Sekitar 1 dari 4 orang akan melawan infeksi dan bebas dari virus. Pada kasus hepatitis C kronis maka virus akan tetap di dalam tubuh selama bertahun-tahun sehingga dapat menyebabkan sirosis dan gagal hati. Hepatitis C kronis dapat diobati dengan obat antivirus yang sangat efektif.

4. Hepatitis D

Hepatitis D hanya menyerang orang yang sudah terinfeksi hepatitis B. Biasanya menyebar melalui kontak darah ke darah atau hubungan seksual. Infeksi jangka panjang dengan hepatitis D dan hepatitis B dapat meningkatkan risiko penderitanya mengembangkan masalah serius, seperti sirosis dan kanker hati. Parahnya, tidak ada vaksin khusus untuk hepatitis D, tetapi vaksin hepatitis B dapat membantu melindungi.

5. Hepatitis E

Virus ini dikaitkan dengan mengonsumsi daging babi mentah atau setengah matang, jeroan, dan kerang. Pada umumnya merupakan infeksi ringan dan jangka pendek yang tidak memerlukan pengobatan apa pun. Tetapi, jenis ini dapat menjadi serius pada beberapa orang, seperti mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lemah. Ketika bepergian ke belahan dunia dengan sanitasi yang buruk, di mana epidemi hepatitis E mungkin umum terjadi, kita dapat mengurangi risiko dengan mempraktikkan tindakan kebersihan makanan dan air yang baik.

6. Hepatitis alkoholik

Ini disebabkan oleh minuman alkohol dalam jumlah berlebihan selama bertahun-tahun. Banyak orang tidak menyadari kondisi ini. Hal itu dikarenakan, hepatitis alkoholik biasanya tidak menimbulkan gejala apa pun, meski bisa menyebabkan penyakit kuning mendadak dan gagal hati pada beberapa orang. Berhenti minum biasanya akan memungkinkan hati Anda pulih. Jika kebiasaan itu tidak dihentikan, penderita bisa menjadi kondisi yang lebih parah.

7. Hepatitis autoimun

Penyebab hepatitis ini sistem kekebalan menyerang dan merusak hati. Akhirnya, hati bisa menjadi sangat rusak, sehingga berhenti bekerja dengan semestinya. Perawatan untuk hepatitis autoimun melibatkan obat-obatan yang sangat efektif yang menekan sistem kekebalan dan mengurangi peradangan. Tidak jelas apa yang menjadi penyebab hepatitis autoimun dan apa langkah pencegahannya.

Berikut tujuh jenis virus hepatitis yang tidak banyak diketahui. Kita perlu waspada agar tidak tertular, mengingat hepatitis merupakan penyakit oleh virus yang menular. Meskipun penyakit hepatitis pada kondisi ringan biasanya tidak menimbulkan gejala, namun bisa diperparah dan menimbulkan gejala-gejala. Jika kamu merasakannya, maka segeralah periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan medis yang tepat. Baca juga artikel tentang kesehatan dan lainnya melalui majalah tempo online.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here