Mengenal Kanker Serviks atau Kanker Leher Rahim

0
49
Ilustrasi Kanker Serviks
Ilustrasi Kanker Serviks (istimewa)

Picolozine.com – Kanker serviks ialah kanker yang terjadi ketika ada sel-sel di leher rahim alias serviks yang tidak normal, dan berkembang terus dengan tidak terkendali.

Sel-sel abnormal tersebut dapat berkembang dengan cepat sehingga menyebabkan tumor pada serviks. Tumor yang buas nantinya berkembang jadi penyebab kanker ini.

Leher rahim sendiri ialah organ yang berbentuk laksana tabung silinder. Fungsinya yakni menghubungkan vagina dengan rahim.

Kanker ini ialah salah satu jenis kanker yang paling tidak sedikit terjadi pada perempuan di semua dunia. Namun, tes pap smear yang teratur dapat menolong mengetahui adanya kanker ini secara dini.

Kanker serviks tidak jarang kali masih dapat disembuhkan bila didatangi sejak awal. Di samping itu, ada sejumlah metode guna mengendalikan risiko kanker ini, yang menciptakan angka permasalahan kanker ini menurun.

Hampir semua permasalahan kanker ini diakibatkan oleh human papillomavirus atau disingkat HPV. Ada lebih dari seratus jenis HPV, namun sejauh ini melulu ada kira-kira 13 jenis virus yang dapat jadi penyebab kanker serviks. Virus ini tidak jarang ditularkan melewati hubungan seksual.

Di dalam tubuh wanita, virus ini menghasilkan dua jenis protein, yakni E6 dan E7. Kedua protein ini riskan karena dapat menonaktifkan gen-gen tertentu dalam tubuh perempuan yang berperan dalam menghentikan pertumbuhan tumor.

Kedua protein ini pun memicu perkembangan sel-sel dinding rahim secara agresif. Pertumbuhan sel yang tidak lumrah ini akhirnya mengakibatkan perubahan gen (disebut pun sebagai mutasi gen). Mutasi gen berikut yang kemudian menjadi penyebab kanker serviks berkembang dalam tubuh.

Beberapa jenis HPV tidak menyebabkan fenomena sama sekali. Namun, beberapa jenis dapat menyebabkan kutil pada kelamin, dan sejumlah bisa jadi penyebab kanker ini. Hanya dokter yang dapat mendiagnosis dan meyakinkan seberapa bahaya jenis HPV yang kita alami.

Dua turunan dari virus HPV (HPV 16 dan HPV 18) diketahui berperan dalam 70 persen dari permasalahan kanker serviks. Jenis infeksi HPV ini tidak menyebabkan fenomena apa pun, sehingga tidak sedikit wanita tidak menyadari mereka mempunyai infeksi. Faktanya, banyak sekali wanita dewasa sebetulnya pernah menjadi “tuan rumah” HPV pada ketika tertentu dalam hidup mereka.

HPV bisa dengan gampang ditemukan melewati tes pap smear. Inilah kenapa tes pap smear sangat urgen untuk menangkal kanker ini. Tes pap smear dapat mendeteksi perbedaan pada sel serviks sebelum pulang menjadi kanker. Jika kita menangani evolusi sel tersebut, kita dapat mengayomi diri dari kanker leher rahim.

Dokter seringkali menggunakan tes pap smear guna mendiagnosis kanker ini. Dokter dapat mengerjakan tes lainnya untuk menyaksikan sel kanker atau pre-kanker pada serviks andai tes pap smear mengindikasikan malfungsi evolusi sel, laksana biopsi.

Dokter bisa merujuk kita pada ginekolog (dokter spesialis kandungan, yaitu berpengalaman kesehatan sistem reproduksi wanita) andai hasil tes mengindikasikan kelainan, atau andai dokter menyaksikan adanya perkembangan dalam serviks atau andai Anda mempunyai perdarahan abnormal.

Penting diketahui bahwa perdarahan dari perempuan tidak tidak jarang kali berarti kanker serviks. Klamidia ialah salah satu dalil mengapa wanita merasakan perdarahan vagina yang tidak biasa. Dokter mungkin menganjurkan Anda untuk mengerjakan tes terlebih dahulu sebelum dirujuk.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here