Mengenal Skizofrenia, Gejala, Penyebab dan Cara Pengobatannya

0
6
Mengenal Skizofrenia
Mengenal penyebab, gejala dan cara mengobati Skizofrenia

Picolozine.com, Gangguan mental kronis atau dikenal dengan skizofrenia, merupakan gangguan pada pola pikir, perilaku, emosi, serta sulit menerima realita. Gejala biasanya timbul saat penderitanya berusia remaja hingga dewasa. Kondisi kesehatan ini memiliki empat jenis gejala, yaitu negatif, positif, kognitif dan suasana hati.

Gejala negatif meliputi berkurangnya minat dan motivasi, penurunan kemampuan berbicara serta kehilangan emosi yang dirasakan. Sementara gejala positif meliputi kondisi berhalusinasi, delusi dan meracau atau berbicara tidak jelas. Gejala lainnya adalah kognitif yang menimbulkan penurunan pada fungsi memori, konsentrasi, berpikir abstrak, dan menangkap sinyal atau tanda dalam komunikasi interpersonal. Sedangkan gejala suasana hati adalah rasa senang dan sedih ataupun murung dan tertekan yang sulit dimengerti.

Skizofrenia
Penyebab Skizofrenia

Perilaku yang timbul biasanya disebabkan oleh perubahan kimia pada otak yang dipicu oleh berbagai macam masalah. Hal tersebut menyebabkan depresi, suasana hati menjadi tak tenang, dan neurotisisme. Umumnya orang yang mengidap skizofrenia tidak menyadari apa yang terjadi dengan dirinya. Mereka sangat membutuhkan peran dan bantuan orang lain untuk mempertemukannya pada ahlinya atau psikolog.

Meski belum dapat diketahui secara pasti penyebab pastinya. Namun diperkirakan faktor biologis, genetik dan biologis memiliki risiko tinggi. Faktor biologis terjadi akibat adanya kelainan pada struktur otak atau adanya zat-zat kimia tertentu dalam otak. Faktor genetik juga menentukan, dimana jika ada anggota keluaraga kandung yang mengidap penyakit tersebut maka seseorang akan punya risiko lebih tinggi. Sedangkan untuk faktor lingkungan biasanya terjadi akibat konsusmsi obat-obatan psikoaktif atau psikotropika. Bisa juga disebabkan paparan zat beracun atau virus oleh ibu yang sedang mengandung dan mengganggu perkembangan otak janin.

Penyakit kejiwaan satu ini tidak dapat sembuh seumur hidup. Ini hanya mampu dikendalikan dan tidak memperparah kondisinya. Dokter atau psikolog biasanya akan memberikan obat-obatan anti psikotik atau juga anti depresan untuk mengatasi gejala rendah. Pengobatan lainnya bisa juga melalui intervensi psikososial, melalui terapi individu, terapi sosial, terapi keluarga dan terapi rehabilitasi. Bagi penderita skizofrenia yang sudah cukup parah dan menunjukan gejala depresi maka bisa melalui terapi elektrokonvlusif (ECT).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here