Normalkah Vagina Mengeluarkan Darah Setelah Melakukan Hubungan Seksual?

0
99
Bercak darah di vagina setelah berhubungan seksual

Picolozine.com, Ada berbagai penyebab vagina mengeluarkan darah setelah berhubungan seksual. Kondisi ini disebut postocoital bleeding.

Penting kamu ketahui, ada lebih dari 63 persen kasus vagina berdarah dikarenakan baru pertama kali melakukan hubungan seksual. Hal ini bisa diakibatkan karena gesekan penetrasi yang menyebabkan luka, vagina kering, dan sebagainya.

Namun jika hanya terjadi pendarahan ringan, hal tersebut tidak perlu diambil pusing. Ketika memasuki masa menopause masih mengalami hal serupa, hal tersebut perlu kamu konsultasikan ke dokter.

Lalu apa sih penyebab vagina berdarah pasca melakukan hubungan intim?

Vagina mengeluarkan darah
ada bercak darah di vagina setelah hubungan intim

Ada dua faktor penyebabnya secara umum, masalah pada leher rahim (serviks) dan pendarahan lapisan rahim (endometrium).

Masalah leher rahim biasanya terjadi pada wanita muda yang belum memasuki masa menopause. Berbeda dengan wanita yang memasuki masa menopause, penyebabnya bisa beragam seperti serviks, rahim, bibir vagina (labia), atau kantung kemih.

Pendarahan pada vagina bisa menjadi penyebab turunnya hemoglobin dalam darah lho. Selain itu juga bisa mengakibatkan kepala pusing, tekanan darah menurun, dan denyut nadi kamu meningkat.

Gesekan saat melakukan hubungan seksual, vagina yang kering akibat kurangnya cairan lubrikasi, luka genital akibat penyakit menular seksual, pendarahan normal pada rahim saat periode awal dan akhir menstruasi juga bisa menyebabkan pendarahan setelah berhubungan intim. Penyebab lainnya yaitu adanya trauma karena kekerasan seksual yang pernah dialami.

Pendarahan pada vagina setelah berhubungan seksual rentan dialami oleh kamu yang mengidap penyakit kanker rahim, sedang memasuki fase perimenopause, monopause, dan postmenopause, setelah melahirkan atau sedang menyusui, berhubungan seks dengan lebih dari satu orang tanpa pengaman, tidak terangsang saat berhubungan, serta sering mencuci vagina dengan produk pembersih miss-V.

Cara mengatasi masalah vagina berdarah setelah melakukan hubungan seksual

Pendarahan bisa diatasi jika terlebih dahulu kamu tahu penyebabnya. Semakin dini melakukan pemeriksaan, masalah yang kamu hadapi juga akan segera teratasi. Berikut jenis pemeriksaan yang bisa kamu lakukan:

Pemeriksaan USG

Jika terjadi pendarahan di vagina, kamu bisa menjalani pemeriksaan USG. Jenis pemeriksaan ini bisa dilakukan untuk mengetahui kelainan yang terjadi di seluruh bagian tubuh kamu.

Pemeriksaan Pap Smear

Kelainan pada organ reproduksi bisa diketahui sejak dini dengan pemeriksaan Pap Smear secara teratur. Cek Pap Smear dianjurkan bagi setiap wanita yang pernah melakukan hubungan intim setidaknya setahun sekali.

Pemeriksaan fisik

Jika siklus menstruasi kamu tidak teratur bisa melakukan serangkaian tes fisik dengan menekankan tiroid, payudara, dan di daerah panggul.

Tes darah

Tes darah perlu dilakukan untuk melihat apakah kamu mengalami masalah kurang darah, mengevaluasi fungsi tiroid, liver, ginjal, serta untuk mengetahui level hormon progesteron dalam tubuh kamu.

Tes kehamilan

Jika kamu berada pada fase premenopause, tes kehamilan tetap perlu kamu lakukan untuk mengetahui apakah kamu sedang hamil atau tidak. Dikhawatirkan ketika melakukan seks saat hamil adalah keguguran. Meskipun kemungkinannya sangat kecil dan hampir nol besar setelah usiia kehamilan mencapai 12 minggu.

Adanya bercak darah di vagina
Ada bercak darah di vagina setelah melakukan hubungan seksual

Bagi wanita hamil adalah wajar mengalami bercak darah ringan sesekali setelah melakukan hubungan seksual pada trimester kedua atau ketiga. Ada baiknya menunda hubungan intim di trimester pertama jika kamu memiliki riwayat keguguran. Atau konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kandungan kamu untuk lebih aman.

Menggunakan Pelembab Vagina

Pendarahan pada vagina juga bisa disebabkan karena vagina yang kering. Untuk menghindari itu, kamu bisa menggunakan pelembab vagina agar mkelembaban dan tingkat keasaman alami vagina bisa terjaga. Berkonsultasilah terlebih dahulu kepada dokter agar tidak mengalami masalah saat pemakaian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here