Penting, Ini Mitos dan Fakta HIV yang Perlu Diketahui

0
5
HIV
Penting, Ini Mitos dan Fakta HIV yang Perlu Diketahui

Picolozine.com, HIV (Human Immunodeficiency Virus) merupakan virus yang menyerang dan menghancurkan sel CD4. Sel tersebut yang merupakan bagian penting sistem kekebalan tubuh manusia dalam melawan infeksi. Sedangkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah gejala yang muncul ketika stadium infeksi HIV mencapai tahap yang sangat parah. Keduanya memang sangat berkaitan sehingga masih banyak orang yang keliru memahaminya.

Saat sel CD4 menurun maka fungsi sistem imun akan melemah secara sangat drastis. Akibatnya, ketika seseorang terinfeksi, tubuhnya akan mengalami berbagai penyakit infeksi dari jamur, bakteri, parasit, virus, serta kuman patogen merugikan lainnya. Sayangnya, keberadaan HIV dalam tubuh penderita tak dapat disingkirkan, apalagi infeksi tersebut dalam jangka panjang yang tidak terdiagnosis atau tidak diobati dengan tepat dapat meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit AIDS.

Gejala HIV/AIDS biasanya meliputi demam, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri otot, batuk kering, sakit kepala, sering muntah dan lainnya. Namun masih banyak masyarakat awam yang sering keliru mengenai penyakit ini. Sehingga menimbulkan banyak mitos di masyarakat.

Berikut mitos dan fakta soal HIV:

1. Terlihat dari Fisik

Berdasarkan mitos, Orang yang positif Human Immunodeficiency Virus dapat terlihat dari anatomi tubuh ataupun kondisi fisiknya. Namun faktanya secara fisik dan perilaku, seseorang yang terinfeksi tampak selayaknya orang yang sehat. 

2. Menular pada Bayi yang Dikandung

Banyak mitos beredar bahwa ibu yang mengandung dengan kondisi positif Human Immunodeficiency Virus akan melahirkan bayi dengan kondisi yang positif pula. Namun faktanya hal itu merupakan penularan vertikal. Risiko penularan dapat diminimalisir dengan segera melakukan usaha pencegahan.

3. Pasien Positif akan Meninggal

Mitos lainnya yang sangat menakutkan adalah, pasien positif penyakit tersebut akan segara meninggal dunia. Fakta membantahnya, dengan banyaknya pasien yang hidup lama seperti tanpa terkena virus karena rutin minum obat dan melakukan terapi.

4. Menular Hanya dari Hubungan Intim

Mitos juga mengatakan bahwa virus tersebut hanya dapat menular lewat hubungan intim. Faktanya, hubungan intim secara oral dan anal juga punya risiko menularkan. Serta pemakaian jarum suntik bergantian juga punya risiko meskipun rendah.

5. Tertular dari Berbagi Makanan

Ini hal yang perlu diperhatikan, mitos di masyarakat adalah penyakit ini akan menular melalui berbagi makanan, piring, gelas, atau dudukan toilet dengan orang yang terinfeksi HIV. Faktanya, Virus HIV tidak bisa bertahan di luar tubuh dalam jangka waktu lama dan tidak bisa berpindah melalui proses berbagi alat makan, makanan, atau dudukan toilet. 

6. Tertular dari Nyamuk

Mitos lainnya adalah, nyamuk juga dapat menularkan virus ini. Faktanya, hingga saat ini, tak ada hasil riset yang membuktikan bahwa serangga yang telah mengigit penderita HIV dapat menularkannya kepada orang lain.

Itulah mitos dan fakta mengenai penyakit HIV/AIDS. Seperti diketahui penyakit ini sudah merebak di berbagai negara, tak terkecuali Indonesia. Oleh karena itu kita perlu mengedukasi diri, untuk lebih memahami mana yang merupakan mitos dan apakah faktanya. Penyakit ini juga sudah memiliki tanggal khusus yang diperingati oleh seluruh dunia. Tepatnya pada tanggal 1 Desember, menjadi hari peringatan HIV/AIDS sedunia. Peringatan bertujuan untuk memberi semangat pada para penyintasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here