Tips Puasa Buat Ibu Menyusui di Bulan Ramadan

0
65
Tips puasa untuk ibu menyusui
Tips puasa untuk ibu menyusui

Picolozine.com, Agar ibu menyusui terhindar dari dehidrasi, ada beberapa tips puasa yang bisa dipraktekkan di bulan ramadan. Meskipun sebenarnya dalam agama, ibu menyusui boleh untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain di luar bulan ramadan sesuai dengan jumlah puasa yang ditinggalkannya.

Menurut Rachael Sablotsky, seorang konselor laktasi, menyebut ibu menyusui yang ingin tetap berpuasa masih dimungkinkan, tetapi tidak direkomendasikan. Menurutnya, kesehatan pada ibu menyusui secara menyeluruh itu penting, tidak hanya fisik tetapi emosional juga.  

Berbagai kemungkinan pastinya bisa muncul disaat berpuasa di bulan ramadan, termasuk resiko dehidrasi. Dehidrasi akan membuat produksi Asi berkurang. Sehingga penting untuk mengetahui tips puasa agar menjaga pola hidup sehat agar suplai ASI tetap terpenuhi.

Agar menyusui eksklusif tetap lancar dan puasa juga lanjut, berikut tipsnya buat kamu.

Perhatikan usia bayi

Bagi ibu yang menyusui penting untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memutuskan berpuasa. Tujuannya adalah agar dokter bisa mengetahui usia bayi dan menganalisa kesehatan bayi. Bayi yang berusia di bawah 6 bulan, akan menjadikan ASI sebagai asupan utama. Jika sudah berusia 6 bulan atau lebih, si ibu biasanya sudah diperbolehkan untuk berpuasa. Alasannya karena di usia ini, bayi sudah mendapatkan asupan makanan lain selain ASI.

Menjaga Nutrisi Makanan

Meskipun berpuasa, nutrisi yang masuk ke dalam tubuh kamu tetap harus tercukupi. Kamu harus makan tiga kali sehari dengan komposisi nutrisi yang cukup terdiri dari 20 persen lemak, 50 persen karbohidrat, dan 30 persen sisanya protein.

Mengkonsumsi Banyak Cairan Saat Sahur dan Buka Puasa

Salah satu tips puasa yaitu perbanyak konsumsi cairan saat berpuasa
Salah satu tips puasa yaitu perbanyak konsumsi cairan saat berpuasa

Tips puasa selanjutnya yaitu mencukupi cairan yang masuk ke tubuh. Tubuh tidak boleh kekurangan cairan atau dehidrasi ketika berpuasa, terlebih buat Ibu menyusui. Agar tidak dehidrasi saat berpuasa, ibu disarankan untuk menjaga pola minum dengan benar. Tetap konsumsi 2 liter air selama sehari dengan rentang waktu dari berbuka menjelang sahur. Bisa dengan 2 gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari sebelum tidur, dan dua gelas ketika sahur.

Selain itu, tambah stamina dengan minum susu, teh hangat, serta jus buah. Minum susu ketika waktu sahur bahkan bisa membantumu mengurangi resiko terkena penyakit anemia, khususnya bagi ibu yang sedang menyusui.

Perbanyak konsumsi makanan yang memperlancar ASI

Penting bagi ibu menyusui untuk memperbanyak konsumsi makanan-makanan yang bisa membuat ASI lebih lancar. Seperti rajin konsumsi buah-buahan, misalnya kurma, semangka, jambu air, pepaya, dan sebagainya. Serta rajin juga untuk mengkonsumsi sayuran, kacang-kacangan seperti bubur kacang hijau. Selain itu dianjurkan juga untuk mengkonsumsi ubi rebus, oatmeal, dan makanan lain yang bagus untuk memperlancar ASI.

Maksimalkan Menyusui di Malam Hari

Karena di siang kamu berpuasa, pasti produksi ASI kamu akan berkurang di siang hari. Ada baiknya untuk memanfaatkan malam hari untuk menyusui si bayi dan juga memompa ASI untuk stok yang bisa diberikan di siang harinya.

Istirahat yang Cukup

Salah satu tips puasa yaitu perbanyak istirahat di siang hari saat berpuasa
Salah satu tips puasa yaitu perbanyak istirahat di siang hari saat berpuasa

Tentu saja berpuasa bagi seorang ibu menyusui adalah sesuatu yang berat. Saat siang, tubuh akan lemas terlebih setelah memberikan bayi ASI. Kamu perlu istirahat yang cukup untuk mengembalikan kondisi kamu secara fisik dan psikis sehingga produksi ASI tetap lancar. Menyusui lancar, puasa juga tetap lanut.

Berhentilah Puasa Jika Tidak Sanggup

Tips puasa terakhir adalah kamu tidak perlu memaksakan diri untuk berpuasa hingga magrib. Karena seperti kata Rachael Sablotsky, yang paling penting adalah kesehatan dari ibu menyusui. Jika ibu sudah merasa tidak kuat melanjutkan puasa, dan bayi membutuhkan asupan ASI secara lebih, kamu sebaiknya segera membatalkan puasa demi kesehatan kamu dan si bayi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here