Waspadai Bahaya Kanker Serviks Bagi Para Perempuan

0
63
bahaya kanker serviks
kanker serviks

picolozine.com, Saat ini perempuan perlu lebih mewaspadai bahaya kanker serviks pada dirinya. Penyakit ini juga sering disebut kanker leher rahim, termasuk yang paling banyak menyerang wanita di Indonesia. Kanker terjadi saat ada sel – sel di leher rahim (serviks) yang tidak normal sehingga terus berkembang mengakibatkan tumor serviks dan menjadi kanker.

Gejala kanker serviks sendiri sering kali samar dan tidak disadari oleh penderita. Sehingga penderita baru mengetahui ketika sudah dalam tahap stadium lanjut. Gejala awal yang biasa terjadi adalah pendarahan yang terjadi pada vagina. Meskipun terkadang belum tentu pendarahan tersebut adalah gejalanya.

Pada tahun 2014, WHO mencatat terdapat lebih dari 92 ribu kasus kematian pada penduduk wanita akibat penyakit kanker. Sebesar 10,3% nya merupakan jumlah kematian akibat kanker serviks.  Sedangkan jumlah kasus baru kanker serviks berjumlah hampir 21 ribu. Sejak tahun 2000 hingga tahun 2012, semakin muda usia wanita yang terserang kanker serviks, yaitu kisaran 21 – 22 tahun di tahun 2000 dan mencapai usia di bawah 20 pada tahun 2012.

Penelitian WHO menyingkapkan kurangnya tindakan skrining penyakit kanker di Indonesia. Khususnya untuk skrining kanker serviks yaitu sitologi serviks dan ulasan asam asetat, secara umum belum tersedia di pusat kesehatan premier pada tahun 2014. Ini pula merupakan hal yang mempengaruhi jumlah kematian di Indonesia yang tergolong tinggi karena sebagian besar disebabkan keterlambatan dalam diagnosis dan penanganan.

Berikut beberapa gejala yang akan di alami:

  • Pendarahan yang tidak wajar dari vagina
  • Siklus mensturasi yang menjadi tidak teratur
  • Nyeri di bagian panggul (perut bagian bawah)
  • Nyeri saat berhubungan seks
  • Badan lemas dan mudah lelah
  • Berat badan menurun drastis tanpa diet
  • Kehilangan nafsu makan
  • Cairan vagina yang tidak normal seperti berbau menyengat atau disertai darah
  • Salah satu kaki membengkak

Kanker serviks sendiri disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) yang menyebarkan berbagai jenis virus. Biasanya diagnosa akan di dapat setelah memeriksakan ke dokter dan melalui beberapa tes. Untuk penanganan nya sendiri biasa dilakukan dengan operasi, radioterapi, dan kemoterapi.

Oleh sebab itu, mulai saat ini bagi perempuan penting untuk lebih mewaspadai kesehatannya dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter agar tidak terlambat mengetahui penyebaran kanker serviks pada tubuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here